PERHATIAN!

DILARANG COPAS!!!!! silahkan cantumkan LINK hidup

Thursday, 26 December 2013

Golden Rainbow Episode 10 - Part 1

selamat jalan Il Won~~~


Sinopsis Golden Rainbow Episode 10 – Part 1

Baek Won menjenguk ayahnya di penjara. Ia masih tidak percaya jika ayahnya dipenjara karena alasan penyelundupan. Dan bahkan ayahnya juga tidak punya alasan untuk melakukan penyelundupan. Ia hanya ingin minta kejujuran ayahnya. Yang ada di berita itu,tidak benar kan?
“Baek Won,jangang datang kesini lagi” pinta Han Joo tanpa memandangi wajah putrinya. Karena ia adalah seorang penyelundup dan ia juga telah membunuh Il Won. “aku bukan ayahmu lagi” kata Han Joo memberanikan memandang Baek Won.
Baek Won sedih mendengar perkataan ayahnya. “bagaimana ayah bisa berkata seperti itu? ada apa,ayah?
“aku telah membunuh anakku. Anak itu masih kecil. Aku bukan ayahmu lagi. Jangan pernah datang ke sini lagi”
“jangan bicara omong kosong.bagaimana kau bukan ayahku,ayah?”
Han Joo hanya tidak ingin orang lain menyebut anak-anaknya sebagai anak seorang pembunuh. Pasti perasaan anak-anaknya terluka. Han Joo meminta Baek Won merawat mereka baik-baik.
“tidak peduli apa yang terjadi.bahkan jika langit runtuh.kau tetap ayah kami” Baek Won menangis. Begitu juga dengan Han Joo,dalam tangisnya,ia meminta maaf pada Baek Won. Han Joo sangat ingin menjadi ayah yang baik bagi Baek Won. Ia sangat menyesalinya.
Bagi Baek Won,ayahnya adalah yang hebat. Dan hingga saat ini ayahnya adalah ayah yang paling hebat. Han Joo berpesan,hiduplah bahagia. Jika kesulitan menimpamu,jangan menyerah. Jika kau jatuh,bangkitlah lagi.
Han meninggalkan Baek Won,Baek Won teriak memanggil ayahnya. “aku tidak akan menyerah. Apapun yang terjadi”
Tibanya di ruang sel,Han Joo menangis. Ia tidak bisa menahan rasa sedihnya. Baek Won bertemu Do Young di luar. Do Young datang ke kantor polisi,karena ia diberitahu kalau Baek Won datang mengunjungi ayahnya di penjara. Baek Won mengira Do Young berpikiran jika ayahnya jahat. Do Young menyangkalnya. Baek Won berkata,ayahku sama sekali bukan orang jahat. Pasti ada alasan mengapa ayahnya menyelundupkan barang.aku akan mencari tahu mengapa ayah melakukannya.
“iya. Aku akan membantumu. Dia seorang yang kau cintai maka dia bukan orang jahat. Bahkan ayahmu memiliki 7 orang anak yang bukan darah dagingnya.dia bukan orang yang jahat.selama aku bisa,aku akan membantumu”
Baek Won tersenyum lega mendengar Do Young akan membantunya. Do Young meminta Baek Won tersenyum seperti itu karena Baek Won tampak cantik jika tersenyum. Baek Won juga ingin tersenyum tapi hatinya sedang sedih.
Do Young menyuruh Baek Won agar selalu mendoakan ayahnya,karena pasti ayahnya tidak ingin Baek Won menangis. Baek Won mengerti dan ia berusaha tersenyum.
Kwang Do memperlihatkan batangan emas pada Jin Gi. Kwang Do bertanya,apa beruang kutub membiarkan batangan emasnya?. Jin Gi berkata,dia tidak mau. Dia akan menggunakan kelemahanku sampai akhir.
Bahkan jika Jin Gi memberikan kepada mereka. kelemahannya tidak akan hilang. Ia lebih suka memantapkan pondasi dan bersiap-siap untuk melawan.
Soo Pyo membantu ayahnya yang sedang mabuk masuk ke dalam rumah. Baek Won datang menemuinya dan menanyakan sesuatu. Ia menanyakan tentang gudang yang terbakar itu,apakah benar jika ayahnya yang menggunakan gudang itu?
Eok Joo terkejut tapi ia langsung berpura-pura jika ia tak tahu. Baek Won tak langsung percaya,karena menurut Yeol Won,Soo Pyo yang membawanya kesana. Soo Pyo membenarkan. Bagaimana kau tahu tempat itu? Soo Pyo kebingungan,ia melirik ayahnya. Baek Won curiga dan menebak jika gudang itu milik Eok Joo.
Eok Joo menyangkal. Ia hanya mengikuti Han Joo pergi kesana. Sejak itu,ia belum pernah kesana. Jika gudang itu milik Eok Joo,tak mungkin ia masuk ke gudang itu melalui lubang.
Baek Won bertanya,apa Eok Joo percaya jika ayahnya melakukan penyelundupan?. Eok joo tetap bersikeras jika ia tidak tahu. Di dalam gudang itu,ada beberapa barang-barang yang mencurigakan. Eok Joo berkata kalau Han Joo yang memintanya untuk menjaga rahasia tentang gudang itu.
Chun Won menemui Young Hye di kamarnya dan bertanya untuk memastikan Young Hye tidak meninggalkan mereka lagi. Jika Young Hye sampai meninggalkan mereka,orang-orang dari DepSos akan datang dan membawa mereka lagi ke panti asuhan.karena ayahnya pasti akan lama di penjara.
Young Hye mendapat telepon dari anak buah Ketua Park,ia memaksa Young Hye keluar untuk menemuinya bahkan ia mengancam Young Hye. Chun Won curiga saat melihat reaksi Young Hye yang ketakutan menerima panggilan itu. Young Hye pamit pada Chun Won kalau ia akan kembali.
Baek Won yang kembali ke rumahnya melihat Young Hye terburu-buru keluar. Baek Won memanggilnya dan bertanya,kau mau pergi kemana?. Young Hye beralasan jika ia keluar hendak melakukan beberapa bisnis. Young hye langsung bergegas pergi.
Baek Won dan Chun Won merasa heran melihat tingkah Young Hye. Baek won bertanya pada Chun Won,ada apa dengan ahjumma?. Chun Won menjawab ia tidak tahu. Setelah Young Hye menjawab telepon wajahnya langsung pucat dan bergegas pergi. Baek Won langsung teringat saat beberapa preman sebelumnya menangkap Young Hye.
Baek won merasa tak tenang,ia ingin menyusul Young Hye.Chun Won langsung mengikuti Baek Won. Mereka berdua mengintip Young Hye.
“jadi,pria itu mengatakan hal yang sama? Bahawa batangan emas berada di laut?”
Young hye mengiyakan. “Bagaimana dengan anak-anak? Kau pikir aku mengirimu pulang sehingga kau bisa bersenang-senang dengan anak-anak? Kau harus bertanya pada mereka!” lanjut preman itu
Young Hye berkata,apa mungkin mereka tahu?.
“apakah kau tak tahu? Anak-anak itu yang membawa kotak yang berisi emas didalamnya. Bukankah kalian mencoba untuk menempatkan semua kesalahan pada Kim Han Joo dan mengambil emas itu untuk diri sendiri? Terserah bagiamana caranya,cari tahu dimana emas itu”
Baek won & Chun Won mendengar semua perbincangan mereka. mereka berdua kembali ke rumah. Mereka berdua terkejut sekaligus tak percaya. Chun won akhirnya tahu jika ayahnya melakukan penyelundupan dikarenakan Young Hye. Dan juga Young Hye tahu ayahnya menyelundupkan emas. Jadi Young Hye datang kerumah mereka,bukan untuk mengurus mereka melainkan mencari keberadaan emas itu. 
Aku bersumpah demi Tuhan jika kau tidak membawa emas kembali. Tidak hanya kau tapi anak-anak akan dijual. Preman itu mengancam Young Hye. Young Hye kembali ke rumah.ia mencari Baek Won. Baek Won menghampiri Young Hye dan bertanya,kau mau pergi kemana?
Young Hye mengajak Baek Won untuk bicara. Young Hye menanyakan tentang kotak ikan yang dibawa Baek Won. Emas itu ditemukan disana. Apa kau melihatnya?
Baek won mengiyakan. Hanya ada ikan di dalam kotak itu. Young Hye penasaran dan bertanya,bukankah kotak itu berat saat kau membawanya?
Baek Won menangis karena tak bisa menahan sedih dan kesalnya. Young Hye tersadar langsung meminta maaf. Meminta Baek won untuk melupakan pertanyannya.
Baek Won terus memandang Young Hye dengan menangis. Baek Won langsung menemui Man Won yang sedang tertidur dan meminta Man won untuk bangun sebentar karena ia ingin memberitahu Man Won sesuatu. Man Won bangun,apa itu?
“apakah kau minum?” tanya Baek Won melihat Man Won mabuk kehilangan kesadarannya. Man Won bukan satu-satunya yang merasa sedih. Anak lain juga sedih. Mengapa kau seperti ini?
Man Won tak menjawab lalu ia bertanya sesuatu yang ingin Baek Won sampaikan padanya. Baek Won memberitahu Man Won pasti ada orang lain dibalik kasus penyelundupan ayahnya. Baek Won mengatakan kalau ayahnya melakukan penyelundupan itu karena hutang Ahjumma. Ia mendengar perbincangan antara Ahjumma dengan orang itu tentang emas batangan.
Man Won menyikapinya dengan enteng. Jangan omong kosong. Tidurlah!
Baek Won bersikeras kalau perkataannya bukan omong kosong. Pria itu (yang berbicara dengan Ahjumma) adalah pria yang menyeret Ahjumma waktu itu.
“Percuma saja. Ayahlah yang menyelundupkan barang-barang itu” ujar Man won.
Man Won benar-benar percaya jika ayah melakukannya? Dengan uang apa? Pasti ada sesuatu yang lain. Pasti ada orang lain yang menyuruh ayah melakukan hal itu. dan mungkin saja ayah akan mendapat hukuman yang lebih ringan. Baek won terus meyakinkan Man Won.
Man Won kesal dan menyuruh adiknya diam jika tidak tahu apa-apa. Itu tidak akan membuat Il Won hidup kembali dan menyingkirkan catatan criminal ayahnya. Dipaksa mengaku atau tidak,tetap ayah yang melakukan penyelundupan itu.jadi Baek Won jangan berpikir hal-hal bodoh dan diam saja.
Baek Won sedih mendengar Man Won tega berkata seperti itu tentang ayahnya. Apa Man Won tidak memikirkan ayahnya yang merasa dingin dan kesepian sendirian di penjara? Baek Won marah pada Man Won dan keluar kamar. Ia juga membanting pintu kamar dengan keras.
Young Hye menatap jam milik Han Joo.  Baek Won datang menemuinya dan ingin menanyakan sesuatu pada Young Hye.
“apakah kau sudah membayar hutangmu” tanya Baek Won
Young Hye menjawab kalau hutang tidak banyak jadi ia sudah melunasinya. Baek Won bertanya,apakah Young Hye pergi ke Seoul karena hutangnya?. Young Hye mengiyakan,ada apa?
“bukan apa-apa. Aku hanya mengkhawatirkanmu”
Young Hye curiga,ia hendak menanyakannya lagi tapi Baek Won keburu masuk ke kamarnya.
Baek Won mencerna jawaban Young Hye.
Seperti biasa,saat keluarga Jung Shim berkumpul di meja makan,Jung Shim menanyakan kondisi peternakan ikan Jin Gi. Jin Gi menjawab kalau akan ada upacara penyelesaian segera.
Bagi Jung Shim,itu takkan memicu oposisi nelayan. Pastikan Jin Gi tidak akan ada kesulitan seperti kejadian terakhir karena Pukat Harimau. Jin Gi mengerti.
Jung Shim lalu mengalihkan pertanyaan tentang sidang Han Joo. Jin Gi menjawab ia tidak tahu persisnya kapan sidang itu dimulai. Mi Rim heran kenapa ibunya harus peduli tentang Han Joo.
Jung Shim berpikir kalau itu adalah kesalahan ayahnya bukan anak-anaknya. Jung Shim kasihan pada Baek won karena Han Joo sudah membesarkan putrinya sangat baik.
Tae Young menanyakan kehadiran Baek Won atau Chun Won ke sekolah pada Do Young. Do Young mengiyakan. Tae Young berkata kalau mereka tak tahu malu,jika ia jadi mereka,ia akan malu kalau harus hadir di sekolah.
Jung Shim tak suka mendengar komentar Tae Young,kenapa mereka harus malu ke sekolah karena mereka tidak melakukan kesalahan. Mi Rim membela anaknya,tidak baik bagi anak-anak lain untuk belajar dengan putri seorang criminal.standar sekolah akan rusak.
“jaga standarmu sendiri”komentar Jung Shim pada Mi Rim. Jin Gi merasa bersalah dan tersindir mendengar anak-anak Han Joo.
Young Hye menyiapkan sarapan untuk anak-anak. Shib Won mengingatkan Yeol Won kalau mangkuk yang ia ambil adalah milik Il Won. Yeol Won langsung mengembalikan mangkuk itu.Baek Won mengambil dan menaruh mangkuk berisi nasi tepat di depan abu jenazah Il Won.
“Il Won,makanlah yang banyak”kata Yeol Won menyapa foto Il Won
“ini sosis yang kau suka” Young Won memberikan sebuah sosis ke mangkuk nasi milik Il Won “bilang saja kalau kau mau lagi.aku akan memberikan milikku”
Baek won meminta Chun Won untuk mengantar Young Won ke sekolah karena ia harus pergi menemui pengacara ayahnya.Chun Won berkata,bukankah dia tidak bisa diandalkan karena dia pembela umum. Baek Won tetap ingin menemuinya.
Baek won mengingatkan Young Won untuk berangkat dengan Chun Won tapi ia ingin di rumah saja bersama Ahjumma. Young Hye setuju,ia akan menjaganya jadi Baek Won tidak usah khawatir. Baek Won tak merespon sedikit pun.
Baek Won bertemu Eok Joo dan See Ryun saat hendak berangkat sekolah. Eok Joo membelikan beberapa daging untuk Baek Won sekeluarga. Baek Won merasa tak enak hati menerima daging itu karena terlalu banyak dan juga Eok Joo pasti tidak cukup memiliki banyak uang untuk membelinya.

Eok Joo berkata ia sudah lama tinggal dengan Han Joo jadi ia tidak bisa mengabaikan anak-anak Han Joo. dan tak lupa Eok Joo memberikan beberapa uang untuk biaya hidup mereka.
Seketika See Ryun mengambil uang itu dan mengatakan Eok Joo sudah membelikan daging jadi uang ini tidak perlu. See Ryun langsung memasukan uang itu ke dalam kantong bajunya. Eok Joo melihatnya ingin sekali memarahi See Ryun. 
Baek won tak mempermasahkan uang itu,ia sangat berterima kasih dengan niat baik Eok Joo.
See Ryun membuka amplop uang itu dan ia tak menduga ternyata jumlah uang itu sangat besar. See Ryun kesal karena Eok Joo tega memberikan uang sebanyak itu untuk Baek Won. Eok Joo hanya merasa tak enak hati. See Ryun tetap tidak peduli,tapi ia penasaran darimana Eok Joo memiliki uang sebanyak itu?
Eok Joo bingung,ia beralasan kalau ia uang itu hasil ia mengurus peternakan ikan. See Ryun memuji Eok Joo. Tiba-tiba eok Joo mendapat telepon dari Jin Gi
“apa kau sudah memberikan uang kepada anak-anak?” tanya Jin Gi
Eok Joo gelagapan. Ia berbohong dan berkata sudah melakukannya. Jin Gi meminta Eok Joo agar mendapatkan perhatian dari anak-anak seolah Eok Joo membayar untuk utang Han Joo. eok Joo mengerti dan jangan khawatir,walau mereka bukan darah dagingnya sendiri tapi ia adalah paman mereka.
Eok Joo menatap sedih See Ryun yang sibuk menghitung uang yang seharusnya bukan menjadi miliknya.
Man won menemui ayahnya dipenjara. Han Joo menanyakan apakah Young tinggal bersama mereka? Man won mengiyakan. sehari-hari kalian?,Man won menjawab kalau Eok Joo memberikan makanan dan biaya hidup pada Baek Won.
Han Joo lega mendengarnya. Bagi Man Won,ini semua sangat menyakitkan,haruskah ia melakukannya?
Han Joo mengingatkan Man Won untuk tidak bicara macam-macam. Tapi Man Won tidak bisa tidur jika harus memikirkan nasib ayahnya. Han Joo menasehati Man Won,walau Eok Joo sudah membantu adik-adiknya tapi sekarang Man Won adalah kepala keluarga untuk adik-adiknya. Tetapi jika sesuatu terjadi pada Man Won,Baek Won yang akan menggantikan posisi sebagai kepala keluarga.  Dan beban Baek Won bertambah berat.
Apa yang Man Won alami mungkin akan lebih menyakitkan daripada yang Han Joo alami sekarang. Tapi Man Won adalah kepala keluarga,jika Man won terguncang maka seluruh keluarga akan terguncang. Man won mengerti dan mengiyakan nasehat ayahnya.
Baek won datang menemui pengacaranya lagi. Pengacara mengatakan kalau tidak ada jalan keluar bagi Han Joo. ia juga berkata kalau ia bukan pengacara terkenal dan ia hanya seorang pembela umum. Bagaimana ia bisa mengurangi hukuman bagi Han Joo yang sudah mengakui semua kejahatannya.
Baek Won memberikan hadiah untuk pengacara. Ternyata Baek Won memberikan beberapa ikan Halibut yang ia dapatkan dari tambak peternakannya. Rasanya tidak berbeda dengan ikan yang ditangkap di laut.
Pengacara mengerti maksud kedatangan Baek Won. Baek won menyampaikan sesuatu “jika ayah melakukan penyelundupan karena orang lain,apakah dia akan mendapatkan hukuman yang lebih ringan?”
Hal ini tergantung situasinya,tapi kemungkinan itu ada. Apakah Baek Won mengetahui sesuatu?
Baek Won mengaku kalau ia melihat sesuatu. Pengacara bertanya,Baek Won tidak akan berniat berbohong hanya untuk menolong ayahnya kan?. Baek Won juga mengatakan kalau kakaknya juga melihatnya.
Pulang sekolah,Chun Won dihadang teman sekelasnya. Mereka mengejek Chun Won yang anak dari seorang penjahat. Mereka juga mengatakan kalau ayahnya memanfaatkan anak-anaknya untuk menyelundupkan barang. Berarti semua keluarga Chun Won adalah penjahat.
Mereka juga mengatai Chun Won yang tak tahu malu,jika mereka adalah Chun Won,mereka tidak akan datang ke sekolah. Chun won hanya menatap dengan pandangan kesal,mereka tak suka dan langsung mendorong Chun Won sehingga terjatuh. Lutut Chun Won berdarah.
Minggir!!! Teriak Do Young tiba-tiba datang dengan sepedanya dan hendak menabrak teman-teman yang mengganggu Chun Won. Sehingga mereka juga terjatuh.
Do Young meminta maaf dan beralasan kalau ia sedang belajar naik sepeda. Do Young tersenyum melirik Chun Won,bak seorang pangeran menolong puteri eh salah menolong nenek sihir,,hehe.
Mereka meledek Do Young dan Chun Won,sebuah kombinasi yang baik dari siswa ranking tertinggi dan siswa ranking terendah. Selesai meledek,mereka pergi.
Do Young tanya apa Chun Won baik-bai saja?. Chun won berusaha berdiri tapi ia kesakitan. Do Young membantu Chun Won berdiri.
Do Young mengajak Chun Won makan. Karena ia tidak pernah tahu Chun won makan siang di sekolah. Chun Won hendak memakannya tiba-tiba wajahnya sedih. Do Young heran,ada apa?
Chun Won menjawab ia tidak pernah makan hamburger seperti ini. ayahnya sibuk melarikan diri dari polisi. Jadi ayahnya tidak pernah mendapatkan pekerjaan yang bagus atau memberinya makanan enak. Chun won meletakkan garpunya dan menangis. Ia mengeluh karena ayahnya dipenjara dan ia tidak diterima di keluarganya. Bahkan ia diejek teman-teman sekolahnya.
Do Young menghibur Chun Won,ini semua bukan salah Chun Won dan mereka yang mengganggu Chun Won tidak punya sopan santun. Chun won berkata kalau ia hanya ingin belajar jadi ia takut jika harus berhenti sekolah lagi.
Chun won pamit pergi dan ia minta maaf tidak bisa menerima makanan yang dibelikan Do Young,ia beralasan adik-adiknya sedang menunggunya pulang. Do Young menawarkan untuk mengantar Chun Won.
Do Young membonceng Chun Won. Chun Won memberanikan diri untuk memeluk dan bersandar di punggung Do Young. tentu itu membuat Do Young merasa tak nyaman.
Pulang sekolah,Baek won melihat beberapa anak mengganggu Shib won,Young Won dan  Yeol Won. Mereka juga mendorong Yeol Won hingga terjatuh.

Baek won sedih melihat adik-adiknya terluka. Baek won tanya,dimana ahjumma?. Young won menjawab kalau ahjumma pergi setelah mendapat telepon dari seseorang.
Young Hye menemui anak buah Ketua Park di tepi pantai. Preman itu kesal karena Young Hye tidak bisa mengorek info dari Baek Won. Young Hye menjawab kalau Baek won tidak tahu sama sekali dan jangan lagi memanggilnya.
Preman itu marah,apa Yong Hye tidak ingat kata-kata bosnya? Jika Young Hye tidak menemukan batangan emas itu,maka Young Hye dan anak-anak akan dijual.
Young Hye berteriak,dijual atau tidak itu urusannya dengan Ketua Park. Jika sampai mereka menyentuh anak-anak,tak segan Young Hye melaporkan mereka ke polisi.
Baek Won mengobati luka adik-adiknya. Yeol Won tanya,apa ayah mereka orang jahat?. Shib won melanjutkan karena anak-anak di sekolah dan disini bilang begitu. Jadi Shib Won tidak ingin pergi ke sekolah. Yeol won juga menambahkan kalau ia diejek anak seorang pembunuh. 
“itu tidak benar. Menurutmu ayah orang jahat? Dialah yang membesarkan kita semua walaupun kita bukan darah dagingnya. Aku tidak peduli apa yang orang lain pikirkan tapi setidaknya kita harus percaya ayah” kata Baek Won menasehati adik-adiknya
“tapi aku takut” sahut Young Won sedih.Baek won memeluk Young Won. Terdengar suara kaca pecah. Ada seorang yang melempari rumah mereka. Baek Won keluar untuk melihatnya.
Baek Won marah dan berteriak,siapa yang melakukan itu,Keluar!!!!! Kalau berani,datang kesini!! Ayahku bukan penjahat!! Jika kau menyentuh adik-adikku lagi,aku akan menghajarmu!!!
Do Young dan Chun Won datang. “apa yang salah? Apa yang terjadi?” tanya Do Young melihat Baek won yang marah dan kesal.
Lebih terkejut lagi Chun Won,ia segera melihat rumahnya. Do Young juga terkejut dan Baek Won juga segera bergegas ke rumah mereka.
Bersambung ke bagian 2
Komentar :
Eok Joo tega mengambil uang yang seharusnya menjadi hak milik Baek Won dan keluarganya.
Chun Won terlihat lebay dan mencari simpati di depan Do Young.

4 komentar:

resti aurora said...

Knpa sih hrs ada peran se ryun? Udh jls itu uang buat keluarga baek won.ini lg c eok joo ga tegas bgt,itu uang amanat dr jin gi buat kehidupan sehari2 ank2 han joo.hapus deh peran se ryun,ga penting bgt.

dira ananda said...

Wah udah ada sinopnya, gomawo unni,

Tia Syahtilla said...

baru episode 10 saja sudah buat emosi....
beneran kesel deh sama tokoh-tokoh jahatnya. akhhhh

oh ya mbak terima kasih sinopsisnya. semangat :)

viona dwi yulianti said...

Awalnya simpati sm young hye tp lama2 jd keki smua masalah awalnya krna dia yg egois dan mementingkan diri sendiri untuk bales dendam jd bya org yg gk salah nanggung akibat nya grrrrrr

Post a Comment

Terima kasiih atas komentarnya^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian

 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com