PERHATIAN!

DILARANG COPAS!!!!! silahkan cantumkan LINK hidup

Friday, 24 January 2014

Golden Rainbow Episode 16 - Part 1



[ Link Sinopsis ] Golden Rainbow Episode 14 dan Episode 15
Sinopsis Golden Rainbow Episode 16 – Part 1
Do Young menjadi tameng untuk menyelamatkan Baek Won. Do Young pingsan. Baek Won cemas,ia terus memanggil Do Young. Do Young! bangun!

Para preman itu tak jera,ia menendang Baek Won hingga terjatuh. Baek Won bangkit dan menghajar mereka. Tapi Baek Won tak mampu melawan mereka semua. Para preman terus menghajar Baek Won.
Tak lama kemudian,Man Won datang. Kali ini Man Won membalas menghajar para preman itu. para preman itu kalah dan satu per satu mereka melarikan diri. Tapi hanya ada 1 preman yang tersisa.  Man Won melihat Baek Won yang sangat mengkhawatirkan Do Young.
Baek Won terus membangunkan Do Young. tapi tetap saja Do Young tak sadarkan diri. Baek Won menelepon atasannya untuk dikirimkan ambulan.
Man Won menunggu Baek Won di luar RS. Baek Won menunggu Do Young hingga Do Young tersadar.
“Do Young,kau tidak apa-apa?” tanya Baek Won saat melihat Do Young pelan-pelan sadar.”Do Young,kau bisa melihatku? Kau tidak apa-apa?”
Do Young menggeliatkan tubuhnya,pelan-pelan ia memfokuskan pandangannya menatap wajah Baek Won. ia langsung bangun dan duduk. Baek Won sedikit lega karena Do Young sudah sadar dan bisa bangun.
“siapa kau?” tanya Do Young. Baek Won terkejut. “dimana aku?” tanya Do Young yang masih kebingungan. Ia memeriksa tangannya sendiri “siapa aku?”. Ternyata Do Young amnesia.
Dokter masuk ke ruangan untuk memeriksa Do Young. Baek Won langsung menanyakan kondisi Do Young yang tiba-tiba tidak mengenal dirinya sendiri dan juga Baek won.
“itu tidak mungkin” ujar Dokter “apakah kau tahu namamu?” 

 “Oh kepalaku sakit. Aku merasa seperti kepalaku akan meledak” Do Young merasa kesakitan dan mencoba merebahkan dirinya untuk beristirahat. Dokter aneh melihat tingkah Do Young yang terus memegang kepalanya. Dokter mendiaknosa Do Young kena gegar otak.
“mari kita tunggu dan lihat 1 hari lagi,apakah parah atau tidak” dokter menjelaskan pada Baek Won.
Do Young masih merengek di tempat tidurnya. Baek Won pamit untuk menginterogasi tersangka yang tertangkap. “istirahatlah yang baik. Aku akan melihatmu besok”
 
Tapi Do Young mencegah Baek Won dan menarik tangannya.”jangan pergi. Aku takut” rengek Do Young
Baek Won tak tega meninggalkan Do Young sendirian “maafkan aku. Aku akan kembali besok. Aku janji”. Tapi dasar Do Young ia terus saja merengek agar Baek Won tak pergi.
Setelah Baek Won pergi. Wajah Do Young berubah serius dan kesal. ternyata Do Young pura-pura amnesia. Haha
 
Tapi ia langsung memegang leher kepalanya dan kali ini memang ia cedera. Ia langsung menelepon Detektif Lee (sebelumnya aku sebut Manager yang bekerja sekantor dengan Do Young).
Ia meminta Detektif Lee untuk menelepon Baek Won untuk membantu Baek won menangani kasus yang ia kerjakan. Dan Do Young meminta Detektf Lee merahasiakannya. Do Young kesal karena Detektif Lee cerewet dan bertanya alasan Do young menyuruhnya membantu Baek Won. Do Young bilang,ikuti saja kataku. Jangan tanya kenapa.
Perawat masuk ke ruangan Do Young. Do Young langsung melempar ponselnya dan merebahkan dirinya di ranjang. Do Young berakting sedang sakit kepala. Ia juga berpura-pura seperti orang linglung.
“Permisi,aku akan menyuntikmu” kata perawat
Do Young kaget “suntik?”. Perawat mengiyakan. mendengar kata ‘suntik’ Do Young langsung sembuh. Ia berkata ia baik-baik saja. Tapi perawat tetap mengeluarkan alat suntiknya. Do Young memohon untuk tidak disuntik.haha~~
Man Won meminjam ponsel petugas polisi. Ia hendak menelepon seseorang tapi nomor yang dihubungi Man Won tidak aktif. Baek Won menghampiri kakaknya yang sedang menunggunya. Man Won langsung mendekati Baek Won dan melihat kondisi Baek Won yang terluka.
“aku baik-baik saja. Aku belajar keterampilan dari dirimu. Aku tidak apa-apa” jawab Baek Won saat Man Won mengkhawatirkannya
“tapi,pria itu (Do young)” tanya Man Won
“ah,dia jaksa yang bekerja denganku dalam kasus ini.dia yang kau lihat kemarin”. Baek Won juga menanyakan bagaimana bisa Man Won sampai di tempat ini (tempat saat Baek Won diserang). Man Won berbohong kalau ia sedang mencari kerang dan juga menjualnya ke restoran. Jadi ia menelepon Baek Won untuk minta pendapat Baek Won.
Baek Won tetap merasa aneh dengan penampilan kakaknya. karena Man Won tak biasanya mengenakan setelan jas. Man Won berbohong lagi “aku membelinya karena kau bilang aku tampan memakai setelan jas”
Baek won tak curiga. Ia sedikit lega karena kakaknya berada disini dan menolongnya. Entah bagaimana jadinya jika Man Won tak segera datang. Ia langsung pamit pada Man Won untuk pergi ke kantor.
Man won langsung menuju Bar. Ia mencari bosnya. Tapi bosnya tak ada disana.
Baek Won langsung dapat menemukan markas premas yang melakukan kekerasan padanya dan juga Do Young. para preman itu langsung ditangkap.
Baek Won langsung menginterogasi salah satu preman. Saat ditanya siapa yang menyuruh mereka,preman itu menjawab tak tahu.
Anak buah Man Won melapor keberadaan bosnya pada Man Won karena ia tahu Man Won sedang mencari Kim Jae Soo. Dari telepon sopir Kim Jae Soo,Kim Jae Soo berada dirumahnya.
Man won langsung bergegas menuju rumah Kim Jae Soo. Tapi ia terlambat,sudah ada Baek Won dan polisi yang menangkap Kim Jae Soo di rumahnya. Man Won langsung menyembunyikan wajahnya saat mobil polisi melewati mobilnya.
Han Joo,Man Won,Shib Won dan Yeol Won sedang menonton berita mengenai Kim Jae Soo yang telah melakukan kekerasan pada Do Young dan Baek won. tentu saja Han Joo langsung cemas mendengar putrinya diserang beberapa preman.
 
 
 Han Joo mematikan TV dan menginterogasi Man Won tentang Baek Won. “jadi,kau ada disana tadi malam?” tanya Han Joo. Man Won mengiyakan
“kenapa kau tidak memberitahuku tentang hal itu sebelumnya?” tanya Han Joo kesal karena Han Joo sangat mencemaskan Baek Won
Man Won menjawab ia tidak ingin ayahnya khawatir. Dan juga Baek Won baik-baik saja. Han Joo marah,bagaimana ia tidak khawatir? Putrinya tadi malam diserang.  “apakah itu sebabnya,Baek Won tidak pulang tadi malam?”
“ayah,aku benar-benar ingin Unni berhenti menjadi polisi” Yeol Won ikut menambahi.”dia harus bekerja di meja. Mengapa ia bekerja pada kasus-kasus berbahaya seperti itu”
“Hei,pernahkan Unni mendengarkan kita?” sahut Shib Won “dia satu-satunya wanita yang mendaftar di divisi urusan pidana. Siapa sih yang dia kejar?”
Han Joo mendengar itu semakin cemas. Man Won bersiap-siap berangkat kerja. Tapi ia sedang memikirkan sesuatu. Saat Baek Won mencemaskan Do Young yang pingsan. Man Won merasa mengenal nama Do Young. “Do Young… jaksa seo Do Young? apakah dia…” gumam Man Won
 Baek Won mendapat sambutan dari rekan-rekannya karena Baek Won kembali bekerja di divisi pidana. Baek Won senang mendapat bunga. Ia langsung melihat ke arah inspektur. Atasannya itu langsung berpura-pura cuek.
“terima kasih karena mempekerjakanku kembali,inspektur” kata Baek won pada atasannya
“itu bukan keputusanku” jawab Inspektur ketus “aku tidak senang kau kembali. Rasanya seperti bekerja dengan bom”
“aku tahu kau bahagia. Ayolah…” Baek Won mendekat dan hendak memeluk atasannya itu.
“jangan mendekat” cegah inspektur “aku sudah menikah”
“biarkan aku memelukmu kali ini saja” pinta Baek Won dan bersiap-siap memeluk atasannya.
Han Joo datang menemui Baek Won. Baek won langsung mengurungkan niatnya untuk memeluk inspektur.
“Baek Won,kau harus keluar dari pekerjaanmu”pinta Han Joo
Han Joo takut dengan keselamatan putrinya. Jika tadi malam Man Won tidak datang apa yang terjadi pada Baek Won. 
 “tidak terlalu bahaya. Ini karena Kim Jae Soo…”
“jika aku bilang berhenti,kau berhentilah” pinta Han Joo dengan keras. “kau bilang kau menjadi polisi karena aku. Bila ada sesuatu yang buruk terjadi padamu,kau pikir aku bisa hidup dengan itu? mengapa kau melakukan sesuatu yang kau tidak suka hanya karena aku?”
“bukannya aku tak suka. Aku sudah belajar keras untuk lulus ujian”
Han Joo tak ingin mendengar alasan apapun dari baek won. “jika kau khawatirkan tentang uang. Aku akan segera mendapatkan pekerjaan. Jadi,berhentilah menjadi polisi”
kehilangan Il Won dan Baek Won telah menghancurkan hati Han Joo. tapi jika Baek won menyerah pada mimpinya karena Han Joo itu semakin menyakitkan hati Han Joo.
Baek won sedih. Han Joo teringat saat Baek Won kecil,saat Han joo mengajarkan Baek won menyelam,saat itu Baek won nampak bahagia. Han Joo masih bisa ingat ekspresi wajah Baek Won saat itu. bahkan Baek Won memelihara banyak ikan. Baek Won pernah bilang pada ayahnya jika Baek Won ingin menjadi ahli perikanan. Baek Won juga bilang akan menghasilkan banyak uang dan mengajak ayahnya berkeliling dunia.
“memikirkan apa yang kau katakana,itu membantuku mengatasi semua penderitaan” ujar Han Joo “ini belum terlambat. Shib Won dan Yeol Won sekarang sudah besar. Man Won dan aku bisa menghasilkan uang. Kau dapat belajar beternak ikan. Lakukan apa yang kau inginkan. Jika sesuatu  yang buruk terjadi padamu,aku tak bisa hidup lagi”
Baek Won hanya menatap ayahnya. Ia dapat melihat wajah ayahnya yang mengkhawatirkan dirinya.
Di RS. Do Young sedang asyik menonton acara TV yang sedang mengiklankan produk kosmetik. Wajah Do Young nampak ia sangat menginginkan produk itu. “haruskah aku membelinya?”


 Baek Won datang menjenguk Do Young. Do Young langsung mematikan TV dan merebahkan dirinya. Tak lupa Do Young mengeluh kesakitan.
Baek Won sudah tahu akal licik Do Young “ Seo Do Young,lebih baik kau bangun selagi aku bicara baik-baik. Kau ingin aku memukulmu?” ancam Baek Won
“dasar cewek sadis. Aku benar-benar sakit” jawab Do Young sambil berpura-pura memegang kepalanya dan merengek kesakitan
“tadi kudengar kau baru saja menggoda para perawat”
Do Young langsung bangun dan tak terima jika dirinya menggoda para perawat. Do Young membela diri “tapi tetap saja aku…aku terluka karena membelamu.ada apa dengan sikapmu? Belikan aku makan siang” bentak Do Young pada Baek Won “aku benci makanan RS. Kau tidak dengar perutku berteriak? Ini waktunya makan siang”
 Baek Won tertawa.
Mereka berdua pergi ke pasar ikan. Baek Won melihat beberapa ikan jenis ikan Herring. Ahjumma penjual ikan memuji Baek Won yang bisa mengenali jenis ikan herring karena biasanya orang mengenali ikan itu adalah ikan ekor kuning. Baek Won menjelaskan beberapa perbedaan ikan Herring dan ikan ekor kuning.
Ahjumma penjual merasa terkesan dengan kepintaran Baek Won tentang jenis ikan. Jadi Ahjumma akan memberikan diskon pada Baek Won jika membeli ikan Herring. Baek Won merasa ada yang aneh,setahunya Korea dilarang mengimpor ikan Herring.
 Ahjumma penjual menjawab terkadang nelayan menangkap banyak herring di Laut Timur dan Laut Selatan. Ahjumma menawarkan Baek Won untuk mencicipi ikan Herring.
Baek Won mencobanya dan Do Young hanya diam memperhatikan Baek Won. Baek Won menawarkan ikan Herring pada Do Young “bagaimana dengan ini untuk makan siang?”
“tidak. baunya amis” jawab Do Young sok. Semua ikan memang bau amis >_<
“kekanak-kanakan. Ayo kita pergi. Aku akan menunjukkan menu utama hari ini” Baek Won langsung menyeret Do Young pergi
Baek Won mengajak Do Young di sebuah kedai. Ia sangat kenal baik dengan pemilik kedai. Baek Won menanyakan menu ikan Pollack pada Ahjumma. Ahjumma menjawab jika ikan Pollack saat-saat ini sangat sulit jadi menunya diganti dengan sup ikan kod.
 
 “bukankah ikan Kod kau dapatkan dari Rusia?” tanya Baek Won curiga
“harganya mahal dan kita sulit mendapatkan keuntungan dari itu” jawab Ahjumma
Baek Won mengerti dan ia memesan sup ikan kod. Do Young mengerutkan keningnya “Hei,kau bilang kita mau makan sup Pollack” bisik Do Young
Baek Won kesal dan berbalik “coba saja dulu.sup ikan kod lebih berminyak dari ikan Pollack,tapi masih enak dimakan selama musim dingin ”
“kukira kita akan ke restoran Jepang.awas saja kalau tidak enak” Do Young terlalu meremehkan selera Baek Won
Ternyata ancaman Do Young pada Baek Won tidak berlaku. Do young sangat lahap menyantap semua makanan di depannya. Baek Won melihatnya dengan terheran-heran.
“bagaimana? Enakkan?” tanya Baek Won. Do Young tak menjawabnya. Ia masih sibuk dengan makanannya. Dasar Do Young!
Baek Won bergumam jika Man Won juga menyukai sup ikan Kod jadi ia ingin mengajak Man Won datang ke kedai itu.
Tae Young datang menemui Man Won dan bertanya kesediaan Man Won untuk melakukan kerja samanya. Man Won menolak. Tae Young marah karena ia sudah terlanjur menemui Jo Kwang Do.”mengapa kau melakukan ini sekarang?”
 “aku tidak perlu melakukannya sekarang” jawab Man Won
“apakah karena uang? Jika 1 miliar won tidak cukup,aku akan membayarmu lebih”
Man Won menjawab sebenarnya ia butuh uang,tapi sekarang ia tidak membutuhkannya lagi. Jadi Tae Young juga harus berhenti juga.
 “kau CEO Golden Fishery. Semua orang makan ikan. Jika kau bermain dengan makanan dan terjadi hal buruk,perusahaanmu akan hancur” Man Won menasehati Tae Young
Man Won meminta Tae Young jangan percaya pada Kwang Do. Dia orang yang sangat berbahaya.
“itu sebabnya aku membutuhkanmu” ujar Tae Young. ia memohon pada Man Won untuk membantunya karena ia adalah temannya. Man Won menasehati Tae Young karena ia pernah satu sekolah sengan Tae Young. jadi ia meminta Tae young untuk tidak melakukannya
Tae Young menemui Kwang Do dan menanyakan kapan ia bisa mendapatkan ikannya (untuk diselundupkan? Kwang Do menjawab jika Tae Young memberinya uang makan ikan itu akan berada disini dalam seminggu.
 “ada koneksi di bea cukai. Dan sebagian ikan sudah kami terima” ujar Kwang Do
“ada berapa yang kau impor?”
Kwang Do menelepon anak buahnya untuk membawa ikan ke hadapan Tae Young. Kwang Do menunjukkan ikan-ikan hasil selundupannya. Ia meyakinkan Tae Young jika ikan-ikan selundupan itu tidak akan dapat diketahui asalnya. Karena ikan Pollack tetap ikan Pollack. Jadi keuntungannya 3 kali lipat.
Tae Young bertanya berapa banyak yang dapat di impor Kwang Do dalam sekali jalan. Jika Kwang Do menggunakan pukat harimau,bisa mengimpor 10 milyar won. jadi Tae Young bisa menjadikannya menjadi 30 miliar won.
“apa aku harus membayar uang di muka?” tanya Tae Young “dapatkah aku membayar setelah aku mendapatkan ikan?”
Kwang Do tertawa. Ia tidak terima kredit atau cicilan. Jika uang milik Tae Young tidak cukup,Kwang Do juga menerima pembayaran menggunakan saham. Tae Young hanya melirik resah. Kwang Do menanyakan Man Won yang tidak datang.
Man Won memberitahu rekannya kalau ia akan berhenti kerja. Rekannya bertanya kenapa tiba-tiba? Apa karena bos Kim Jae Soo ditangkap?apa Man Won takut jika polisi menggeledah markas mereka?
Man Won menjawab ia akan berhenti sementara waktu. Jika memungkinkan,ia juga akan menyuruh rekannya untuk berhenti juga. Tapi karena ini tentang bertahan hidup,Man Won tidak memaksa rekan-rekannya.
Salah satu rekannya hanya khawatir jika Man Won berhenti maka geng kelompok lain akan menyerang mereka. rekan-rekannya bekerja karena ada Man Won jadi Man Won tidak bisa berhenti begitu saja. Man Won tidak bisa berbuat apa selain meminta maaf pada rekan-rekannya. Ia tetap ingin berhenti.
Ketua Park meminta Young Hye untuk mengekspos Ha Bin karena ia tidak dapat menunggu lama lagi. Young Hye menenangkan Ketua Park “bukankah Jin Gi memintamu menunggu sedikit lagi”
 Ketua Park marah,ia bukan orang bodoh. Tidak mungkin ia menunggu sampai ia mati. Ketua Park kesal karena sudah merasa ditipu oleh Jin Gi dan Young Hye. Ketua Park memaksa Young Hye untuk segera melakukannya (mengekspos Ha Bin).
Jin Gi datang dengan wajahnya yang kesal. ia melempar surat kabar pada Ketua Park. “apakah kau yang melakukan ini?!!!”
Ketua Park membaca isi surat kabar. Berita mengenai Kim Jae Soo yang menyerang jaksa dan polisi. Ketua Park tidak tahu apa-apa. Jin Gi menyalahkan Ketua Park karena ia tahu pasti Ketua Park memerintahkan Kim Jae Soo menyerang anaknya.
Ketua Park balik marah karena Jin Gi berteriak padanya. Jin Gi mengancam Ketua Park,ia tidak peduli Ketua Park adalah Beruang Kutub atau apapun,tapi ia tidak dapat memaafkan ada yang menyentuh anaknya,Do Young.
Young Hye mengingatkan Jin Gi untuk tidak mencari masalah dengan Ketua Park. ia meminta Ketua Park untuk memastikan Kim Jae Soo untuk tidak keluar dari penjara. Jin Gi kesal dan keluar.
 
Ketua Park merasa tertekan dan marah besar. Akibatnya penyakitnya kambuh. Young Hye membaca surat kabar dan menyusul Jin Gi keluar.
Mi Rim berada di RS untuk melakukan check up. Ia melihat suaminya keluar dari ruangan pasien di RS yang sama. Mi Rim senang melihat suaminya dan hendak menyusul. Namun ia terkejut saat melihat Young Hye menghampiri suaminya.
Young Hye menghampiri Jin Gi dan bertanya apa yang kau lakukan? Tapi Jin Gi tak menjawab dan langsung keluar RS. Dan Young Hye mengikutinya.
Mi Rim penasaran dan membuntuti mereka berdua.  Young Hye dan Jin Gi membicarakan tentang Kim Jae Soo yang ia selamatkan 2 kali tapi ia malah menyerang anaknya. Do Young tak terluka parah,ia berbicara dengan Do Young melalui telepon dan Do Young terdengar baik-baik saja.
“bagaimana dengan Kim Baek Won?” tanya Young Hye saat membaca nama Baek Won di surat kabar. Jin Gi menjawab dia adalah Baek Won,putri Han Joo,polisi yang juga menangkap Young Hye . Baek Won yang memulai segalanya.
“kau tidak mengatakan apa-apa selama investigasi kan? Kau tak menyebut namaku?” tanya Jin Gi
Young Hye menjawab tidak. tapi Jin Gi tak perlu bersikap kasar pada beruang kutub. Karena di surat kabar Kim Jae Soo sendiri mengatakan kalau ia melakukannya sendiri tanpa perintah siapapun. Jin Gi tidak peduli,ia hanya ingin menunjukkan pada Ketua Park bahwa ia bukan kacung bagi Ketua Park.siapapun yang menyerang anaknya,harus membayar perbuatannya.
Young Hye khawatir. Pasti ada konsekuensinya,Ketua Park bahkan mendesaknya untuk mengekspos Ha Bin. Jin Gi membenarkan sikap Ketua Park yang mendesak Young Hye. Jin Gi sudah siap jadi giliran Young Hye mengambil keputusan.
Young Hye tidak ingin melibatkan Ha Bin. Jika tidak dilibatkan,maka balas dendam Young Hye takkan pernah ada,jawab Jin Gi. Apakah Young Hye akan membalas dendam setelah Kang Jung Shim meninggal?
Young Hye terdiam memikirkan semua perkataan Jin Gi.
Tak jauh dari mereka Mi Rim masih memperhatikan mereka. ia sangat penasaran dan ingin tahu yang dibicarakan suaminya dengan mantan kakak iparnya itu.
Young Hye pergi ke restoran milik Baek Won. ternyata tutup. Saat akan berbalik pergi,Young Hye berpapasan dengan Han Joo. Han Joo bersikap dingin “apa yang kau lakukan disini lagi?”
Young Hye berkata kalau ia khawatir pada Baek Won saat membaca berita di surat kabar. Han Joo masuk ke dalam restoran tanpa berkata apapun. Young Hye sedih.
“udaranya dingin. Masuklah” kata Han Joo. walau Han Joo bersikap dingin tapi kenyataannya ia tidak bisa bersikap dingin pada Young Hye.
Han Joo bertanya bagaimana Young Hye menemukan alamat restorannya. Young Hye mendapatkannya dari orang yang tinggal di sebelah tempat tinggal Han Joo. sebelumnya Young Hye pergi ke rumah Han Joo. “apa Baek Won baik-baik saja?”
Han Joo sudah mendengar bahwa Baek Won telah menangkap Young Hye. Ia meminta maaf karena hal itu terjadi karena kesalahannya. Young Hye menjelaskan kalau yang dikatakan Baek won benar,sangat jelas Baek Won sangat dendam pada Young Hye. Dan juga Young Hye tidak bisa mengelak semua tuduhan Baek Won terhadap dirinya.
“aku sangat menyesal padamu.seperti katanya,aku harus memberitahu semua orang itu bukan kesalahanmu” ujar Young Hye
Han Joo meminta Young Hye untuk tidak membicarakan masa lalu. Han Joo mengalihkan pembicaraannya. Ia berkata ia baru membaca surat dari Young Hye kemarin. Surat yang dikirim Young Hye untuk Han Joo saat dipenjara. Surat itu tak pernah dibaca Han Joo dan dibaca saat ia bebas.
“apa yang kau maksud ketika kau mengatakan kau tidak bisa hidup dengan cara yang kuinginkan? Apakah kau melakukan sesuatu yang buruk?” tanya Han Joo pelan
“apakah kau juga membaca bagian lainnya. Bahwa aku…bahwa aku mencintaimu”
Perasaannya pada Han Joo belum berubah. Ia mengkhianati Han Joo dan melakukan dosa yang tak terlupakan oleh Han Joo.”tapi…aku mencintaimu” akui Young Hye
Aku menyesal aku tidak bisa mengatakan ini sebelumnya. Aku tahu aku tak tahu malu.tapi aku sangat mencintaimu.
“aku adalah terdakwa dengan 4 kejahatan”
“dan siapa yang bersalah dalam hal ini?” Young Hye tidak rela Han Joo menyalahkan dirinya sendiri. “akulah penyebabnya. Mengapa kau merendahkan diri seperti itu? kau tiada duanya bagiku”
“usiaku sudah lima puluhan. Jika aku berpikir tentang masa kecilku,ada banyak yang aku sesali.aku pikir.aku sangat bodoh karena tidak cukup berani. Tapi sekarang melihat anak-anakku,aku sudah cukup senang.hidup mereka cukup berat tapi aku bersyukur mereka hidup dengan benar”
Han Joo berharap hal yang sama untuk Young Hye. Jika Young Hye memiliki banyak beban emosional,jangan memilih jalan yang salah. Itulah yang sangat diinginkan Han Joo. “kau orang yang sangat menghargaiku.kau harus pergi.aku tidak ingin anak-anakku melihatmu disini” Han Joo beranjak dari tempat duduknya.
Young Hye sedih.
Inspektur polisi memarahi Baek Won yang baru datang “Hei,darimana saja kau di hari pertama kau kembali bekerja?”
 “aku pergi mengunjungi Jaksa Seo Do Young” jawab Baek Won
“beritanya dia tidak sakit.kau tidak harus pergi mengunjunginya.kau selalu membuatku gugup bila tak dikantor.laporkan kepadaku,kemana kau pergi”
Baek Won bertanya,apa kau ingin aku meringankan bebanmu? Haruskah aku berhenti? . Inspektur menghampiri Baek Won dan bilang untuk menghentikan omong kosongnya. Inspektur memberikan data tentang adopsi domestic dan internasional selama 14 tahun terakhir. Jadi jika Baek Won tidak dapat menemukan Young Won di negeri ini,mungkin Young Won berada di Negara lain.
Baek Won tersentuh. Inspektur bilang apa sih enaknya jadi polisi? Kita bisa menemukan orang-orang mulai dari tersangka hingga orang hilang. Jika kita tidak dapat menemukannya,kita bisa mendapatkan lebih banyak.
Baek Won terharu dan langsung memeluk atasannya. “Hei,apa yang kau lakukan? Aku pria sudah menikah!” hahaha
Detektif lee kesal karena melihat Do Young bermalas-malasan di kursinya. JAKSA!!! Teriak Detektif Lee. Do Young terbangun karena terkejut dengan teriakan Detektif Lee.
 
 “ada apa?” tanya Do Young dengan mata masih terpejam
“jika kau dipindahkan lagi,akan sulit bagimu untuk mendapatkan kembali posisimu.sempat-sempatnya kau tidur siang”
Do Young hendak balik memarahi detektif Lee. Lalu ia pura-pura lemas dan beralasan kalau ia masih seorang pasien. Tidak ada yang menyuruh pasien bekerja.
“aku pasti gila! Mengapa aku ikuti orang ini?mestinya aku bekerja di kantor polisi saja”Detektif Lee mengeluh
disini lebih baik karena ada aku,oke?
Do Young berkata kalau tempat itu adalah tempat ‘basah’. Jadi detektif Lee dapat banyak uang jika tetap berada di kantor kejaksaan. Detektif Lee memberikan data tentang PT Pinjaman Dunia pada Do Young. apa ia harus membuang data itu karena sudah tidak berguna?
Do Young meminta Detektif Lee memberikan padanya. Ia menemukan foto beruang kutub di dokumen tersebut. Ia merasa tak asing dengan wajah beruang kutub. Do Young mencoba mengingatnya.
Ia teringat dengan pria yang mengaku dari Jepang sedang bertamu di rumah neneknya. Watanabe Osamu! Do Young mengingat nama pria yang pernah berkunjung di rumah neneknya saat ia remaja. 
“kau mengagumkan,ayah” Do young benar-benar tak menyangka Beruang Kutub adalah Watanabe Osamu,kenalan ayahnya
[ Bersambung Ke Bagian 2 ]
Komentar :
Jin Gi adalah ayah yang baik. Ia sangat menyayangi Do Young dan tidak rela jika Do Young terluka. Apa Jin Gi takut jika kehilangan Do Young maka ia akan kehilangan pewaris Golden Group jika Tae Young kalah?

11 komentar:

ari said...

makasih sinopnya...tetap lanjut jangan lama2...semangat....

Anonymous said...

Mkasi bnyk sinopnya kak..
Kami tnggu klanjutannya..

Anonymous said...

mbk kpn ni part dua nya..
udah penasaran ni.

Yosa Lina said...

Baguss sih tapi aku sanga-sangat tersentuhnya pas episode 1-10 , ketika perannya masih anak remaja 15tahun ..
disitu adegan2 kekeluargaan nya terasa bangeet
kebersaamaan do young sama baek won jugaa
ceritanya mengharukan bgt

tapi kok aneh kesini2 , masih suka sih . cumaa kurang suka . mungkin karna kekeluargaan dan kebersamaannya kurang terlihat yah ..

tp bagus kok aku ttep suka drama ini , bnyk pelajaran yg bisa dipetik . semangat eonniee lanjutkaan sinopsisnya :))

Anonymous said...

Dikit banget yang comment
Pada numpang baca aja nh -__-"
teman-teman readers . ayodong kalo mau cepet dilanjut kita harus hargai jerih payah org lain..

smngt eon nulis sinopsisnya ..
lnjutkan smpe tamat ya :))

_Sherin_

Anonymous said...

Makin seru
Lanjutt scepatnya ya mbk plis =) semangaat !!

Anonymous said...

Eonnie tulisannya enak dibaca . gak berbelit
cerita dramanya juga gak membosankan
lanjutkn ya eon :) gomawo

viona dwi yulianti said...

Keluarga han jo kapan bahagia nya ya ?? Tiap episode nya ada aja yg bikin masalah

viona dwi yulianti said...

Setuju nih sama yosa emg bener lebih seru wkt mrk msh anak2 kekeluargaan nya terasa kental bgt dan mengharu biru

Anonymous said...

Semangat eon lanjut terus yah sinopsisnya. fighting :)

Anonymous said...

Iyaa saya lbh suka saat mereka remaja..merasa trsentuh dg akting kim yoo jung

Fiiefieen

Post a Comment

Terima kasiih atas komentarnya^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian

 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com