PERHATIAN!

DILARANG COPAS!!!!! silahkan cantumkan LINK hidup

Sunday, 5 January 2014

Golden Rainbow Episode 13 - Part 1



[ Link Sinopsis Golden Rainbow Episode 11 & 12 ]
Sinopsis Golden Rainbow Episode 13 – Part 1

Han Joo sudah dibebaskan dari penjara. Ia dijemput oleh anak-anaknya. Baek Won menghidangkan banyak makanan lezat untuk menyambut kebebasan ayahnya. 
Shib Won menyuapi ayahnya makanan yang ia masak sendiri. Han Joo langsung memuji Shib Won yang sudah pantas menikah. Yeol Won tak mau kalah,ia juga ingin menyuapi ayahnya makanan. Han Joo hanya bisa tertawa melihat Shib Won dan Yeol Won ribut untuk menyuapinya.
Yeol Won bilang pasti Young Won akan menari-nari jika ada disini. Shib Won menyenggol Yeol Won dan tentu saja membuat Baek Won bersedih.
Shib Won dan Yeol Won ribut soal Shib Won yang akan menjadi artis terkenal. Baek Won memarahi mereka yang bertengkar di depan ayah. Han Joo malah senang melihat suasana yang seperti ini.
Han Joo memandangi foto Young Won dan Il Won. Baek Won memberikan baju tidur untuk ayahnya. Lalu Han Joo mengajaknya bicara. Han Joo tanya apa Baek Won menjadi polisi karena Young Won? Baek Won mengiyakan,bisa dibilang begitu. Han Joo hanya takut jika karena dirinya Baek Won menjadi polisi.
Han Joo memberikan kumpulan-kumpulan info tentang ikan yang ia dapatkan dari perpustakaan di penjara. Ia sengaja mengumpulkannya untuk Baek Won karena ia tahu Baek Won sangat ingin sekali menjadi ahli perikanan.
Han Joo sempat sedih saat ia mendengar kabar Baek Won menjadi polisi. Karena ia mengira Baek Won menjadi polisi karena dirinya. Takut Baek Won mengorbankan cita-citanya karena dirinya. Perasaan Han Joo menjadi lebih baik saat ia mengumpulkan beberapa info tentang ikan.
Ia memberikan buku itu karena ia tidak pernah memberikan apa-apa pada Baek Won. Jadi buku itu bisa membantu Baek Won mewujudkan cita-citanya.
Han Joo memberi penjelasan pada Baek Won kalau masalah penyelundupan itu adalah masalahnya sendiri. Dan semua ini telah berakhir dan meminta Baek Won untuk tidak menyia-nyiakan hidupnya. Baek Won terharu dan ia juga menyangkal alasan ia menjadi polisi bukan karena ayahnya. Ia memang menyukai pekerjaannya sebagai polisi.
Benarkah? Tanya Han Joo. dengan bimbang Baek Won mengiyakan agar tidak membuat ayahnya khawatir.
 
Do Young memberikan hasil rekaman perbincangannya dengan Kim Jae Soo pada atasannya. Dimana Kim Jae Soo menyogok Do Young dengan arloji bermerk dari Swiss. Do Young memberi penjelasan pada atasannya,dari yang ia tahu Kim Jae Soo membeli arloji itu di tempat hiburan malam. Dan bukti itu belum cukup untuk menangkap Kim Jae Soo,ia merasa ada sesuatu yang lebih besar dari masalah arloji. Do Young curiga bagaimana Kim Jae Soo mendapat arloji semewah ini. Do Young meletakkan arloji itu di meja atasannya dengan berat hati.

Do Young membela diri kalau ia tidak bisa disogok dengan arloji seperti itu. karena ia adalah Jaksa yang bersih. Do Young bersikeras akan secepatnya menangkap Kim Jae Soo. Tapi bagaimana caranya?. Serahkan saja semua pada Do Young.sebagai Jaksa,Do Young tidak bisa dihina seperti ini.
Saat atasannya meletakkan kembali arlojinya,diam-diam Do Young mengambilnya lagi. Hahaha
Sampainya di rumah,Do Young menyapa Tae Young. yang Do Young dengar,neneknya memarahi kakaknya. sebaiknya kakaknya menghibur neneknya. Tae Young tak suka adiknya mencampuri urusannya. Ia meminta Do Young mengurusi masalahnya yang tadi malam (saat mabuk) sepertinya Do Young tak ingat dan juga pagi-pagi sekali Do Young berangkat kerja.

Mi Rim keluar dan langsung mengusir Do Young. Do Young membela diri kalau ini rumah nenek dan ia pura-pura tak tahu masalah Mi Rim mengusirnya. Mi Rim kesal karena semalam Do Young mabuk dan muntah di depannya. Do Young berkata ibunya terlalu berlebihan,ia kan hanya mabuk. Tapi tetap saja Mi Rim meminta Do Young pergi. Sebelum pergi,Do Young punya ide.
“tapi Hyung,di kantor kudengar gossip tentangmu” kata Do Young pada kakaknya “kudengar kau punya hutang judi” saat melihat reaksi Mi Rim yang terkejut “ah,jadi ibu tidak tahu?” lanjut Do Young
Bukan hanya itu saja. Yang ia dengar hutang Tae Young hingga beberapa ratus juta won. Tae Young semakin panic. Do Young menambahkan jika ibunya tak percaya,ibu bisa mengecek sendiri. Mi Rim langsung memukul Tae Young dan memarahinya,bagaimana jika neneknya tahu?
Do Young berharap berita ini belum sampai ke neneknya. Do Young tak mau tahu,ia akan pergi lembur saja di kantor. Mi Rim langsung mencegah Do Young pergi,sikapnya langsung berubah baik pada Do Young. ia bersikap seperti itu agar Do Young tak menceritakan masalah hutang Tae Young pada nenek. 
Han Joo datang ke restoran milik anak-anaknya. Ia tersenyum melihat banyak pelanggan yang antre di luar hanya untuk datang ke restoran. Shib Won menyapa ayahnya. Ia tanya kenapa ayahnya datang?
Han Joo ingin melihat bagaimana anak-anaknya bekerja dan ternyata ia tak menyangka jika restoran anak-anaknya sangat ramai. Shib Won berkata tentu saja. Man Won menangkap ikannya dan Baek Won yang membuatnya. Sashimi buatan Baek Won adalah paling enak di Korea. Setiap malam restorannya ramai pengunjung.
Di dalam dapur,Man Won merasa canggung karena Baek Won masih cuek padanya. Ia tahu jika Baek Won masih marah padanya,tapi ayah mereka sudah kembali,apa Baek Won akan tetap marah padanya?
Man Won ingin memberi penjelasan tentang Young Won pada Baek Won. Tapi Baek Won langsung kesal saat mendengar nama Young Won diungkit lagi oleh Man Won. ia selalu berusaha menahan perasaannya tapi Man Won selalu memancing emosinya. Apa karen ayahnya sudah bebas jadi ia bisa memaafkan Man Won?
Man Won juga merasa kalau perasaannya pun tak nyaman. Tapi ayah sudah bebas,tak bisakah Baek Won mengikhlaskan kehilangan Young Won? ia juga menahan emosinya setiap melihat Baek Won cuek padanya.
Han Joo masuk ke dapur dan melihat kedua anaknya perang mulut. Apa yang sedang kalian lakukan?
Han Joo sudah lama mendengar berita kehilangan Young Won karena Man Won mencuri uang sehingga Young Won tertinggal di stasiun kereta. selama itu juga Han Joo tidak bisa tidur di penjara memikirkan anak-anaknya. Ia juga marah pada Man Won dan juga kasihan pada Baek Won. karena selama ini Baek Won seperti ibu bagi Young Won.
Dan ia juga tahu sampai saat ini,Man won dan Baek Won tidak pernah akur. “kalian ini siapa? Sebelum kalian datang padaku,kalian adik kakak yang akrab. Tapi selama 14 tahun,kalian hidup begini setiap hari? Ini semua kesalahanku sebagai ayah. Tak bisa menjadi ayah yang baik. Aku mengakuinya”
Man Won dan Baek Won menangis. Han Joo meminta Baek Won untuk tidak membenci Man Won. karena ia tidak bisa disini jika melihat kedua anaknya saling membenci. Lebih baik ia dipenjara jika kedua anaknya masih seperti ini. Man Won sudah berusaha kerja keras menghidupi adik-adiknya.
Baek Won menyesal dan meminta maaf. Jika ia memikirkan Young Won,ia selalu emosi. Ia memang membenci Man Won tapi ia lebih membenci dirinya sendiri. Ia masih belum bisa melupakan Young Won.
“salahkan aku. Ini semua karena aku. Tapi sebagai keluarga kita harus bisa hidup bersama dengan rukun. Mengapa harus saling membenci?” Han Joo menasehati kedua anaknya.
Baek Won menangis sesegukan. Man Won meminta Baek Won jangan menangis. Ini semua bukan salah Baek Won tapi salah dirinya. Ia meminta maaf pada ayahnya. Baek Won juga meminta maaf pada Man Won. Baek Won tahu ia tak boleh berbuat seperti itu pada Man Won.
“Oppa,aku tahu bagaimana kau merawat kami. Aku minta maaf,Oppa.”
Han Joo memandangi kedua anaknya. Ia menggenggam tangan Baek Won dan tangan Man Won. menyatukan kedua genggaman tangan anaknya. 
Ha Bin ingin kerja dengan kakeknya (Ketua Park) tapi Young Hye tak mengijinkan. Young Hye menyuruh Ha Bin untuk bekerja di firma hukum. Karena bekerja di perusahaan keluarga tidak memberikan citra yang baik bagi Ha Bin. Bahkan Ha Bin memiliki lisensi praktek hukum dan lisensi hukum internasional. Jadi Ha Bin tak perlu repot-repot dengan bekerja di perusahaan kakeknya.
Young Hye sangat bersyukur bahwa putrinya tumbuh dengan baik walaupun keadaan sulit. Ia ingin Ha Bin besar sebagai pengacara sipil. Tapi Ha bin ingin membantu ibunya. Young Hye berharap Ha Bin bisa membantunya dengan tidak terlibat pekerjaan gelap dan hidup dengan baik.
Han Joo melihat Ma Won yang hendak berangkat berlayar. Han Joo ingin ikut bersama Man Won berlayar tapi Man Won melarangnya. Han Joo heran,ia sudah hidup di kapal penangkapan ikan. Man Won beralasana kalau kaptennya tidak suka dengan orang-orang tua. Tapi Han Joo tidak bisa berdiam diri dalam rumah. Man Won menyarankan agar ayahnya membantu bekerja di restoran. Karena jika siang hari saat dijaga Shib Won cita rasa masakan kurang baik dan juga penjualannya 3 kali lebih sedikit disbanding penjualan malam saat dijaga Baek Won. Han joo setuju. Man Won lega.
Baek Won bertemu Do Young di depan kantor polisi. Do Young menyapa Baek Won,setelah mencengkram leher jaksa sampai sekarang Baek Won tidak minta maaf padanya.

Baek Won tak mempedulikan Do Young. Do Young kesal karena dirinya diacuhkan. Do Young menghadang Baek Won kalau ia datang untuk mendapatkan permintaan maaf dari Baek Won.apa Baek Won sama sekali tak bersalah?
Baek Won tak merespon dan ia langsung meletakkan surat tilang di mobil Do Young karena Do Young parkir mobil sembarangan. Parkir di parkir  khusus penyandang cacat. Do Young malah bercerita kalau saat ia kecil ia pernah patah hati oleh gadis seperti Baek Won. karena luka psikologis itu pikirannya jadi berantakan. Hahaha…alasan Do Young,dasar!!
Baek won marah,ia malah meminta Do Young menyingkirkan wajahnya,jika tidak,ia akan membuat wajah Do Young berantakan. Do Young bertanya pada Baek Won,katanya jika wanita memberikan tiket maka ia bisa mengobrol 1 jam. Tapi jika Baek Won memberinya surat tilang,berapa lama ia bisa mengobrol dengan Baek Won?
Baek Won malas meladeni Do Young. ia malah memukul wajah Do Young. petugas polisi melerai Baek Won. Baek won berkata kalau Do Young telah melakukan pelecehan seksual padanya. Baek Won tanya kenapa Do Young melepaskan Kim Jae Soo?. Do Young menjawab kalau dia bukan pengedar narkoba.
Itu sama saja dengan kejahatan dan juga Do Young berbohong tentang penangkapan Kim Jae Soo,apa itu bisa disebut Jaksa? Baek Won hendak memukul Do Young. petugas polisi mencegahnya. Mereka menyeret Baek Won masuk ke dalam kantor agar Baek Won tidak bisa berulah lagi.Baek Won terus saja meronta.
Do Young menggerutu karena Baek Won tidak seperti dulu. Karyawannya (aku belum tahu namanya) bertanya kenapa Do Young datang terlambat? Ia sudah memeriksa berkas kasus narkoba Kim Jae Soo. Kim Jae Soo bukan pedagang narkoba. Do Young meminta karyawannya untuk mengirim dokumen ke kantor polisi. Dokumen apa?
 
Baek Won dimarahi oleh atasannya. Ia menyuruh Baek Won untuk menjaga emosinya. Ternyata Baek Won diskors karena memukul Jaksa. Untungnya Baek Won tidak dipecat.
Baek Won membela diri kalau jaksa itu sudah disogok untuk melepaskan Kim Jae Soo. Atasannya memberikan laporan investigasi yang dikirim Do Young untuk Baek Won. atasannya heran,kenapa Jaksa meminta Baek Won menjadi bagian dari tim investigasi mereka.
Baek Won senang. Atasannya meminta Baek Won untuk jangan girang karena Jaksa meminta Baek won permanen membantu mereka hanya untuk kasus ini.
Baek Won akan melakukannya dengan baik. Kali ini ia tidak akan melepaskannya dan menangkap mereka berdua (Do Young juga).
Ketua Park kecewa karena Jin Gi belum berhasil mendapatkan Golden Fishery. Ini sudah 14 tahun,Ketua Park tidak bisa menunggu lebih lama lagi. “kau dan aku belum membuat kesepakatan. Ini adalah jaminanku. Kita dapat menggunakan putrinya. Itu bisa mempercepat waktu” ujar Ketua Park
Jin Gi berkata itu membutuhkan waktu. Jung Shim lebih pandai. Tidak mudah memberitahunya Ha Bin adalah cucunya. Ketua Park memberikan waktu setahun pada Jin Gi. Ini kesempatan terakhir bagi Ji Gi dan juga hidup Jin Gi ada ditangan Ketua Park. Jin Gi mengerti dan memastikan akan menyelesaikannya dalam setahun.
“ada urusan apa kau disini?” tanya Jin Gi pada Kim Jae soo yang berada di kantor Ketua Park
“aku ada beberapa urusan disini” Kim Jae Soo jawab singkat
Jin Gi memperingatkan Kim Jae Soo,karena tuduhan yang sedang mengancam Jae Soo,apa Jae Soo  ingin ditangkap lagi?
Ketua Park angkat bicara,ia yang menyuruh Jae Soo ke kantornya. Ia akan menyelesaikan beberapa urusan dengan Jae Soo,setelah itu,Jae Soo takkan datang ke kantornya lagi.
Jin Gi mendapat telepon dari anak buahnya yang melaporkan kalau Han Joo datang menemuinya. Jin Gi tak ingin bertemu dengan alasan ia tak mengenal Han Joo. tapi mereka berdua berpapasan di depan lift. Han Joo diseret paksa oleh anak buah Jin Gi.
Jin Gi akhirnya mengajak bicara Han Joo di kantornya. Han Joo tanya kenapa Jin Gi tidak menepati janjinya? Sebagai imbalan untuk mengambil semua kesalahan. Kau bilang akan bertanggung jawab atas anak-anakku.aku percaya padamu dan tidak menyebut namamu di kantor polisi.jadi mengapa kau tida mengurus anak-anakku?
Jin Gi beralasan kalau itu bukan kesalahannya, anak-anak Han joo menghilang sendiri. Karena ayah mereka adalah penjahat,mereka takut diseret ke panti asuhan jadi melarikan diri.
“aku suda memintamu untuk memastikan bahwa itu tidak terjadi. Kau bilang akan merawat mereka tapi mengapa mereka mau dikirim ke suatu tempat?” nada suara Han Joo meninggi
Eok Joo yang bertanggung jawab terhadap anak-anak. Jin Gi hanya bilang akan memberikan uang.
“emas itu,kau sudah menemukannya sendiri? Kudengar Man won mencuri emas dari brangkas di kantormu.dari awal tujuanmu adalah emas itu.kau sama sekali tidak memiliki niat untuk merawat anak-anakku”
“terserah apa yang kau pikirkan. Hubungan kita sudah berakhir. Mengapa,sekarang kau ingin membuat isu bahwa aku yang melakukan penyelundupan emas? Tapi sekarang undang-undang pembatasan waktu telah berlalu. Dan siapa yang akan percaya padamu sekarang?”
Han Joo kesal dan mengumpat Jin Gi. Jin Gi meminta anak buahnya mengusir Han Joo. Jin Gi tahu jika Han Joo tidak akan membuat keributan dan berakhir di penjara lagi.
 “apa dosaku padamu? Apakah sulit menjaga anak-anakku?” tanya Han Joo
Jin Gi mengingatkan Han Joo. bukankah Han Joo sendiri yang meminta Jin Gi untuk tidak memanggil dengan sebutan ‘hyung’ lagi. Jadi ia juga tak punya alasan untuk melibatkan dirinya dengan seorang penjahat.
Jin Gi menawarkan uang pada Han Joo. ia mengeluarkan uangnya dan melemparnya di hadapan Han joo. Han Joo hanya menatap geram. Jin Gi berharap tidak bertemu dengan Han Joo lagi. 
Saat keluar dari kantor Jin Gi. Han Joo merasa kesakitan di kakinya. Tapi ia menahannya dan lanjut pergi. Han Joo menemui yeol Won di tempat kerjanya. Yeol Won menawarkan bubur  pada ayahnya.Han joo memuji bubur di tempat kerja Yeol won sangat lezat. Yeol Won bilang kalau bubur itu akan mengusir nasib buruk di musim dingin. Jadi untuk ayah dan keluarga,Yeol Won berharap tidak ada peristiwa buruk terjadi.
Han Joo sangat bahagia melihat Yeol Won yang semangat bekerja untuk biaya sekolahnya sendiri tapi Yeol Won protes karena ayahnya terlihat tak bersemangat. Jadi ayahnya harus menghabiskan buburnya dan juga bubur itu sangat baik bagi kesehatan ayah di musim dingin.
Baek Won mendatangi klub malam yang sering dikunjungi Kim Jae Soo. Preman di klub malam mengusir Baek Won. dengan lihai Baek Won langsung menghajarnya. Dia bertanya keberadaan Kim Jae Soo,preman itu bilang kalau atasannya datang dengan jaksa. Baek Won membentak preman itu untuk menjawab dimana keberadaan Kim Jae Soo.
Kim Jae Soo memberitahu Man Won jika ia akan bersembunyi selama beberapa hari. Jadi jika tidak ada hal penting,jangan menghubunginya. Ia meminta Man won menjaga baik kantornya selama ia tidak ada dikantor.
Anak buah Man Won melaporkan jika konstruksi bangunan terjadi masalah. Seseorang minta seluruh tempat itu untuk dinon-aktifkan.
Man Won datang untuk memeriksa. Para kelompok meminta Man Won untuk mengosongkan tempat ini karena mereka akan bertanggung jawab mengurusnya. Jadi Man Won dan kelompoknya harus menurut pada mereka.
Man Won memakai sarung tangannya. ia bersiap memberi pelajaran pada lawannya. Man Won berhasil melumpuhkan kelompok itu dan juga ketuanya. Man Won bertanya pada ketua kelompok itu. kau datang dari Busan. Apa yang membuatmu datang kesini? 
Man Won sangat mengenali wajah ketua kelompok. Ketua kelompok juga ingat dengan Man Won. Man Won memperkenalkan dirinya kalau ia adalah Kim Man Won. Man Won tanya lagi saat 14 tahun lalu,apakah kau tidak membawa adiknya?
Ketua kelompok mengaku kalau ia sama sekali tidak membawa adik Man Won. Man Won menyampaikan pesan untuk Kwang Do,jika Kwang Do ingin terlibat suruh datang sendiri datang menemui Man Won. Man Won juga ingin bertemu dengan Kwang Do.
Kwang Do kaget mendapat pesan dari Man Won. Kwang Do bertanya,apa benar dia adalah Kim Man Won? anak buahnya mengiyakan bahkan Man Won menanyakan adiknya. Kwang Do tahu jika Man Won belum menemukan adiknya. Kwang Do senang nasib telah mempertemukannya dengan Kim Man Won.
Kwang Do mendapat telepon dari Jin Gi yang mengatakan kalau pihak Tae Young sudah bergerak. Tae Young akan menemui Kwang Do,jadi Kwang Do harus bersiap. 
 Tae Young kesal menerima telepon yang mengatakan kalau ia tidak memiliki solusi untuk masalah Tae Young. ia bertanya pada sekretarisnya,apa ada solusi?
“aku tak percaya tak ada solusi. Aku tidak yakin. Apakah tidak apa-apa jika kau mendengar ini tapi,aku dengar ada penyelundupan ikan dari Jepang” jawab sekretaris Tae Young
Di dalam perjalanan,mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Mobilnya ditabrak oleh seseorang. Tae Young keluar mobil hendak marah pada pengemudi yang menabrak mobilnya. tapi saat tahu pengemudinya adalah wanita cantik,Tae Young memerintahkan sopirnya untuk tidak memarahi wanita itu.
Ha Bin meminta maaf karena menabrak mobil Tae Young. Ha Bin beralasan kalau ia datang dari Jepang dan masih bingung dengan arah lalu lintas di Korea.
[ Bersambung Ke Bagian 2 ]
Komentar :
Ha Bin sengaja atau memang tidak sengaja menabrak mobil Tae Young?

9 komentar:

Dwi syifa Fauziah ramadhan said...

Waaaa di tungguin akhirnya keluar juga ..
Di tunggu part 2 nya
Semangat mba ..

resti aurora said...

Hhhmmm nengokin wajah ha bin,makin benci aja jadi nya.

dandi tolis said...

akhir y yang di tunggu2 ada juga nc,,,
lanjut mbak,,,,semangattttt....

dandi tolis said...

akhir y yang di tunggu2 ada juga nc,,,
lanjut mbak,,,,semangattttt....

Ajeng Qishas said...

lanjut ya mba tapi jangan lama2 xixi :) semangat

Tifanni Anjellica said...

Akhirnya.. Hahaa.. Lanjut trs ya untuk sinop Golden Rainbow.. Semangat.. :) Pokoknya kami tunggu terus postingannya.. :)

Lia Maulida said...

il woo oppa cuco rumpi yey hihiii ^^
semangat lajut teruss golden rainbow.nya

Ivy said...

Waa... akhirnya yang ditunggu di posting juga.. jangan lama lama ya kak part 2nya.. 화이팅 (hwaiting)

Winda Listianti said...

mb..ditunggu part 2nya..

Post a Comment

Terima kasiih atas komentarnya^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian

 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com